Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebegai lembaga pengawas Polri merasa optimis jika Kapolri Idham Azis beserta jajarannya mampu menyelesaikan penyiraman air keras terhadap Novel. Menurut Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, tidak ada kejahatan yang sempurna.
"Saya yakin bahwa tidak ada kejahatan yang sempurna. Jadi saya optimis Polri akan dapat mengungkap kasus Novel," ujar Poengky.
Poengky menerangkan, Polri memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk menuntaskan kasus ini. Apalagi, sudah ada temuan baru yang mengarah pada kesimpulan.
"Perlu dukungan semua pihak agar Polri dapat segera mengungkapnya," imbuh dia.
Di tempat terpisah, Novel menjelaskan, sebenarnya tidak ada yang sulit untuk mengungkap kasus ini. Asalkan, Polri serius untuk mengungkap kasus penyiraman air keras tersebut.
"Sebenarnya kalau Presiden serius mengungkap kasus ini akan cepat selesai, tapi kalau sekadar saja akan terus seperti ini," ucap Novel sebelum diskusi Santuy Refleksi Hari Antikorupsi dan HAM di Padang, Sumatera Barat, kemarin.
Terkait dengan konidisi kesehatan matanya, Novel menjelaskan, saat ini mata sebelah kiri bisa melihat tapi terganggu karena pakai salep. Bahkan, salep itu sering kali meluber.
"Sementara mata sebelah kanan yang tidak sakit mata itu yang kabur," tutur Novel.