JAKARTA - Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan menekankan partainya akan tetap menjadi penyeimbang alias di tengah-tengah. Dia pun menegaskan, partainya tak mengenal istilah oposisi ataupun koalisi.
“Demokrat yakin betul bahwa dengan cara berpolitik kami ini cukup baik, seimbang, penyeimbang,” kata Hinca di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Hinca menekankan, posisi sebagai penyeimbang ini sama saat Indonesia mengambil sikap politik non-blok. Alias, sama dengan mencegah adanya sebuah konflik.
“Ada orang yang protes, 'ah penyeimbang enggak punya sikap'. Anda dengarkan sikap indonesia gerakan non blok. Dia mencegah perang dunia terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, tugas sebagai penyeimbang untuk mencagah arah pemerintah tetap lurus ke depan, agar tak belok ke kiri ataupun belok ke kanan.
“Kami ingin menjadi timbangan di tengah-tengah agar negeri ini lebih baik ke depan,” tuturnya.
Baca Juga : PKB Yakin Dewan Pengawas KPK Akan Perkuat Pemberantasan Korupsi
Diketahui sebelumnya, saat menyampaikan pidato refleksi akhir tahun SBY dikabarkan bakal menyampaikan sikap politiknya. Hal itu juga dikatakan Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto.
Didik mengatakan bahwa nantinya, SBY akan berpidato membahas bermacam persoalan. Termasuk juga sikap politik partai berlambang mercy tersebut. “Secara utuh sikap kami nanti Pak SBY akan menyampaikan,” tutur Didik.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.