nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Operasi Lilin Lodaya 2019, Polda Jabar Cek Sarana Pendukung

CDB Yudistira, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 10:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 11 525 2140506 jelang-operasi-lilin-lodaya-2019-polda-jabar-cek-sarana-pendukung-1BsZdL5Tjw.JPG Polantas menggelar Operasi Lilin Lodaya di jalanan Kota Bogor, Jabar (Foto: Okezone.com/Putra Ramadhani)

BANDUNG - Untuk menunjang pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2019 dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru), Ditlantas Polda Jawa Barat (Jabar) mengecek sejumlah sarana dan prasarana pendukung operasi.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi menyebutkan dalam pelaksanaanya dia menurunkan 507 polantas untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di Jabar.

"Kami ingin memastikan bagaimana perjalanan arus orang maupun barang berjalan dengan aman lancar," katanya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (11/12/2019).

Ratusan personel tersebut akan disebar di seluruh wilayah Jabar untuk mengatur lalu lintas. Adapun fokus pengamanannya dengan meminimalisir kecelakaan dan kelancaran arus lalu lintas.

"Kita meminimalisir kecelakaan di jalan tol dan jalan menuju jalan wisata," katanya.

Sementara itu, terkait dengan pengecekan sarana prasarana Eddy mendapati adanya alat yang tidak berfungsi. Hal itu membuatnya naik pitam dan melakukan penindakan terhadap anggotanya, disela-sela pengecekan.

Tilang PolisiIlustrasi (foto: Okezone/Harits)

"Kalau begini kita tidak siap. Bagaimana rekan-rekan gabung dengan Satlantas. Begitu mengatur enggak nyala, apa enggak malu? Direktorat kok seperti ini. Pak Wadir (Wadir Lantas) dan Kasubdit mohon dilaporkan siang ini sudah beroperasional," ucap Eddy di hadapan anggota polantas saat apel

Salah satu alat yang tak berfungsi dengan baik ialah senter swat. Alat ini kerap digunakan polisi lalu lintas (polantas) saat mengatur arus lalu lintas di jalan. Menurut dia, masih ada waktu untuk anggota memperbaiki sebelum disebar ke sejumlah daerah.

"Namun ada beberapa yang perlu mendapat perhatian dari Ditlantas untuk segera diperbaiki. Mudah-mudahan masih ada waktu," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini