nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Tiri Bakar Tangan Anaknya di Atas Kompor Gas hingga Melepuh

Jum'at 13 Desember 2019 08:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 13 340 2141373 ibu-tiri-bakar-tangan-anaknya-di-atas-kompor-gas-hingga-melepuh-tMok3rBzSn.JPG Tangan korban dibakar di atas kompor gas oleh ibu tirinya hingga melepuh (Foto: iNews.id/Andres Afandi)

PESAWARAN – Seorang ibu tiri di Pesawaran, Lampung tega membakar tangan anak laki-lakinya dengan meletakkannya langsung di atas kompor gas. Perlakuan sadis itu membuat tangan korban melepuh dan cacat permanen.

AM (10) mengalami luka bakar serius di telapak kanan usai dibakar ibu tirinya, Putri Indah Lestari (24) langsung di atas kompor. Peristiwa ini terjadi di Desa Sukajaya Laut, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Rabu 20 November 2019 lalu, namun baru terungkap.

Aksi kejam pelaku terjadi saat ayah kandung AM sedang tidak berada di rumah karena bekerja sebagai nelayan. Tidak saja dibakar, korban juga sering dianiaya dengan cara dipukuli menggunakan kayu dan gagang sapu. Kepala korban juga kerap dibenturkan ke papan, perut ditendang bahkan pernah diikat dengan seutas tali.

AM merupakan anak yatim yang ditinggal mati ibu kandungnya, Maimunah (24) pada lima tahun silam. Korban kini dirawat oleh bibinya, Rosita di kediaman neneknya di Desa Talang, Kelurahan Gedung Pakuon, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

“Pas kejadian kami tidak tahu, empat hari kemudian, saya dapat kabar dari teman, kalau tangan keponakan saya sudah luka bakar,” katanya, mengutip dari iNews.id, Jumat (13/12/2019).

Kedua tangan korban saat itu sudah diperban oleh bidan yang menanganinya. Kepada keluarga, ibu tiri korban mengaku, tangan AM terkena duri ikan.

Lantaran tidak percaya dengan keterangan pelaku, Rosita membawa korban ke Puskesmas Kedaung. Oleh petugas medis, korban dirujuk ke RSUD Tjokrodipo.

Kepada Rosita, korban mengaku jika tangannya dibakar di atas kompor gas. Usai dibakar, tangan korban direndam di air laut.

“Korban ini sering dianiaya. Tetangga juga sering mengadukan kelakuan ibu tiri ke ayah korban, namun tidak ada tanggapan,” katanya.

Kasus penganiayaan bocah yang dilakukan oleh ibu tiri ini telah dilaporkan oleh pihak keluarga ke Mapolres Pesawaran. Kasus penganiayaan ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pesawaran Lampung.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini