Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masuk Hutan Lindung, BKSDA Sumsel Tak Bisa Evakuasi Harimau yang Mangsa Manusia

Melly Puspita , Jurnalis-Jum'at, 13 Desember 2019 |15:56 WIB
Masuk Hutan Lindung, BKSDA Sumsel Tak Bisa Evakuasi Harimau yang Mangsa Manusia
Ilustrasi harimau. (Foto: WWF)
A
A
A

PALEMBANG - Mustadi (50), warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim tewas mengenaskan usai diterkam dan dimangsa harimau di wilayah Kota Agung, Lahat.

Peristiwa nahas terjadi pada Kamis (12/12) sekira Pukul 17:30 WIB, namun jasad korban baru bisa dievakuasi oleh aparat dan warga pada Jumat (13/12/2019) dini hari.

Menurut Tito, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sumatera Selatan, kebun kopi yang jadi lokasi kejadian merupakan kawasan hutan lindung.

"Informasi yang kami dapat desa tersebut awalnya dalam hutan lindung dan dienclave," ucap Tito kepada Okezone, Jumat (13/12/2019).

Karena statusnya itu, BKSDA tidak bisa mengevakuasi harimau yang memangsa manusia tersebut. BKSDA Sumsel selalu mengimbau masyarakat agar tak melakukan pembukaan hutan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement