nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Edit Soal Ujian yang Diduga Lecehkan Nabi Muhammad, Guru Menangis Minta Maaf

Minggu 15 Desember 2019 05:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 15 340 2142050 edit-soal-ujian-yang-diduga-lecehkan-nabi-muhammad-guru-menangis-minta-maaf-1TwrnZks2P.JPG Rosmalini minta maaf mengakui kesalahannya dalam merevisi soal ujian yang diduga melecehkan Nabi Muhammad. (Foto : iNews.id/Wahyu Sikumbang)

SOLOK– Rosmalini, guru yang mengedit soal yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad SAW pada ujian agama tingkat SD di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) meminta maaf. Sambil terisak tangis, ia mengakui kesalahannya yang telah meresahkan umat Islam.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Rosmalini di hadapan stakeholder dari Dinas Pendidikan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Solok, Forkopimcam, dan Kepolisian di Aula Polsek Junjung Sirih, Sabtu (14/12/2019). Selain itu, hadir para kepala sekolah (kepsek) SD di jajaran Korwil Pendidikan Kecamatan Junjung Sirih.

Rosmalini merupakan salah satu dari sembilan guru yang merevisi dan mengedit soal agama kelas IV SD semester 1 tahun ajaran 2019-2020 Kecamatan Junjung Sirih. Ia mengakui kekhilafannya telah mengakibatkan beredarnya soal ujian yang bernada menghina Nabi Muhammad hingga viral di media sosial. Karena itu, dia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh umat Islam.

Ilustrasi ujian di sekolah. (Foto : Okezone.com/Dede Kurniawan)

Rosmalini mengaku kesalahan dalam revisi dan pengeditan soal agama tersebut tidak disengaja dan murni kekhilafan pribadi. Sambil kembali menangis, Rosmalini mengungkapkan tidak pernah berniat dan bermaksud melecehkan Nabi Muhammad hingga akhirnya meresahkan umat Muslim.

“Saya nama Rosmalini sebagai perevisi dan pengeditan soal agama. Atas perevisian tersebut terjadi kesalahan dan kekhilafan yang telah saya perbuat yang tidak saya sengaja. Saya pribadi minta maaf kepada seluruh umat Islam,” kata Rosmalini, mengutip iNews.id.

Sementara usai mendengarkan permintaan maaf Rosmalini, Sekretaris MUI Kabupaten Solok, Elyunus meminta kepada masyarakat untuk tidak memperpanjang permasalahan ini.

MUI Kabupaten Solok telah bekerja sama dengan polisi dan berbagai pihak untuk menyelidiki dan menginvestigasi kasus itu. Mereka memutuskan kesalahan revisi soal ujian SD tersebut di luar kesadaran dan murni kekhilafan pelaku. Karena itu, tidak ada alasan umat Islam untuk menolak permintaan maaf Rosmalini.

“Dari yang bersangkutan sudah kita dengar dan tidak perlu diulas lagi. MUI sudah melihat dari rapat dan kajian berbagai sisi, jelas ini sebuah kesalahan yang tidak dilakukan dengan kesadaran, tapi kekhilafan,” katanya.

Baca Juga : Soal Ujian Siswa SD di Solok Diduga Menghina Nabi Muhammad

“Karakter beliau tidak ada yang aneh, apalagi menyimpang dari Islam. MUI menyimpulkan tidak ada alasan kita umat Islam menolak permintaan maaf. MUI berharap pada kita semua memahami bahwa ini adalah kesalahan yang harus kita maafkan,” kata Elyunus.

Diketahui, soal ujian agama SD di Kabupaten Solok viral dan memicu keresahan karena diduga melecehkan Nabi Muhammad SAW. Hal ini terdapat dalam kalimat salah satu soal pilihan ganda. Soal tersebut telanjur beredar di 16 SD di Kecamatan Junjung Sirih saat ujian mata pelajaran agama Islam, Senin (9/12/2019).

Baca Juga : Soal Ujian Siswa Diduga Lecehkan Nabi Muhammad, Ini Tanggapan MUI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini