nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Dewasa Tewas di Hotel Usai ML dengan Pemandu Karaoke

Azhari Sultan, Jurnalis · Senin 16 Desember 2019 00:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 15 340 2142214 pria-dewasa-tewas-di-hotel-usai-ml-dengan-pemandu-karaoke-K8InvyYGy6.jpg Ilustrasi Mayat (foto: Shutterstock)

JAMBI - Seorang pria berinisial S (44) ditemukan tewas di sebuah kamar Hotel Abadi Suite, di kawasan Pasar, Kota Jambi, Minggu (15/12/2019). Korban diduga kena serangan jantung.

Tim identifikasi Polresta Jambi pun langsung melakukan tugasnya untuk mengungkapkan tabir kematiannya. Wakasat Reskrim Polresta Jambi, Iptu Irwan saat dihubungi tidak menampik adanya kejadiannya tersebut.

Baca Juga: Bos Percetakan Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos 

"Memang ada penemuan mayat tersebut. Ya, tapi sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum," ungkap Irwan singkat.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Dia menegaskan, kasus tersebut saat ini sedang ditangani Polsek Pasar Kota Jambi. Dari informasi yang dihimpun, mayat tersebut merupakan sosok pria berinisial S (44), warga Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Kronologis kejadiannya, bermula pada Sabtu malam kemarin korban bersama rekannya F, M dan P menghibur diri dengan berkaraoke di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Selincah, Paalmerah hingga pukul 01.00 WIB, Minggu dini hari.

Tidak sampai di situ, korban mengajak salah seorang pemandu karaoke berinisial M untuk menginap di Hotel Abadi. Ternyata, keduanya diduga sempat melakukan hubungan intim. Namun, usai melakukan hubungan intim tersebut korban merasakan pusing hingga merintih di atas pembaringan.

Kemudian, pada Minggu paginya sekitar pukul 06.00 WIB, ketika M bangun dari tidur melihat kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi.

Baca Juga: Cium Bau Busuk, Kepsek Kaget Temukan Mayat Penjaga Sekolah di Ruangannya 

Sementara Kapolsek Pasar, AKP Indra ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya tengah melakukan proses penyelidikan dan visum guna memastikan penyebab kematian.

"Nanti ya, kita tunggu hasil visum dulu. Tetapi untuk sementara penyebab kematian diduga serangan jantung. Untuk lebih pastinya nanti saya koordinasi dengan dokter RS Bhayangkara," tandas Indra.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini