JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) memprotes keras kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberikan izin acara Djakarta Warehouse Project (DWP), serta memberi penggahargaan pada diskotek Colosseum.
FPI menilai pemberian izin terhadap penyelenggaraan DWP sama dengan memberi peluang untuk kemaksiatan. Acara tersebut menjadi wadah bagi anak muda untuk berpesta sambil mengenakan pakaian dengan aurat terbuka, serta berpotensi mengkonsumsi makanan dan minuman haram.
FPI juga menilai pemberian penghargaan bagi diskotek tersebut sama sekali tidak memiliki manfaat. Diskotek menjadi lokasi hiburan yang sama-sama berpotensi terjadinya maksiat dan tidak berperan dalam membangun masyarakat yang beriman.
"Sangat disayangkan Pemprov DKI Jakarta justru memberikan izin dan bahkan memberikan penghargaan terhadap industri yang 'maksiat friendly' berkedok pariwisata," tulis FPI dalam pernyataan sikap FPI yang diterima Okezone, Senin (16/12/2019).
