Dalam sikapnya FPI juga mengingatkan Anies bahwa ia dipilih oleh umat Islam di Jakarta untuk melakukan perubahan mendasar. Perubahan tersebut tidak hanya mengejar soal pertumbuhan ekonomi, pendapatan daerah yang tinggi atau kehidupan glamor, namun yang penting adalah pembangunan menegedepankan nilai religi bagi seluruh umat beragama.
Untuk itu FPI juga menyarankan agar Anies melakukan kajian ulang terhadap kebijakannya tersebut, dengan berkonsultasi dengan ulama. Ia juga disarankan untuk fokus mengembangkan wisata halal, wisata religi, wisata budaya, dan wisata sejarah yang dianggap bisa meningkatkan keimanan.
Mereka juga menuntut Anies untuk mencabut berbagai izin tempat hiburan yang telah melakukan pelanggaran seperti kemaksiatan. Hal itu dinilai sama sekali tidak membantu pembangunan masyarakat yang beriman.
Adapun sueat pernyataan sikap FPI itu ditandatangani Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis dan Sekretaris Umum Munarman dikeluarkan oleh DPP FPI pada 15 Desember di Jakarta.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.