Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diminta Wiranto Mundur, Ketum Hanura OSO: Enggak Perlu Ditanggapi

Muhamad Rizky , Jurnalis-Rabu, 18 Desember 2019 |17:25 WIB
Diminta Wiranto Mundur, Ketum Hanura OSO: <i>Enggak</i> Perlu Ditanggapi
Oesman Sapta Odang bersama pengurus Hanura menggelar konferensi pers terkait gelaran Munas Hanura (Foto: Muhamad Rizky)
A
A
A

Wiranto menambahkan, atas kesepakatan tersebut, OSO hanya diperkenankan menjabat hingga 2019. Namun ketentuan itu, menurut Oso, tidak berlaku jika dirinya diminta kembali untuk memimpin partai.

"Itu kalau saya tidak dipilih lagi, mungkin saja saya sampai 2020 sudah selesai. Tapi saya kan dipilih dan diminta, bukan saya yang meminta, tapi saya diminta, didaulat kembali untuk memimpin partai ini, masa saya tinggalin," ujarnya.

Oso menegaskan, terpilihnya menjadi ketua umum bukan kewenangan Wiranto melainkan merupakan keputusan di dalam Munas Partai Hanura. "Munas meminta saya kembali kalau saya tidak dipercaya Munas, Munas ini dihadiri oleh seluruh Indonesia dan 514 DPC dan saya juga tidak mengusulkan bahwa saya ingin jadi ketua," ujarnya.

"Rapim mendaulat saya meminta saya untuk datang dan mengundang saya untuk datang, saya tentu harus lakukan dan harus bertanggung jawab sampai selesai Munas ini. Ternyata Munas ini meminta dan memutuskan sesuai dengan AD/ART sesuai mekanisme organisasi Partai Hanura," tuturnya.

Baca Juga: Wiranto Minta OSO Mundur dari Kursi Ketum Hanura 

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement