BEKASI - Sejak awal beroperasi hingga Rabu 18 Desember 2019, sebanyak 38 kendaraan alami gangguan di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Japek II. Gangguan yang dialami oleh kendaraan yang melintas di jalan bebas hambatan itu bervariatif.
Di hari pertama misalnya, sebanyak 20 kendaraan alami gangguan, yakni 10 kendaraan gangguan karena mesin, overheat atau habis oli, delapan gangguan karena pecah ban atau kempes ban, serta dua kendaraan habis bahan bakar.
"Jadi, terbanyak hari pertama pengoperasian, yakni 20 gangguan," kata General Manager Traffic PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek, Aprimon, di Kantor Jasa Marga Cabang Tol Jakarta Cikampek, di Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (19/12/2019).
Baca Juga: Tol Layang Japek Bergelombang, Pengendara: Masih Agak Ngeri
Selanjutnya, Senin 16 Desember 2019, ada sekitar sembilan kendaraan yang mengalami gangguan di antaranya, empat alami overheat atau habis oli, dua gangguan karena pecah ban dan kempes, serta tiga gangguan karena kehabisan bahan bakar.
Sama seperti hari sebelumnya, sembilan kendaraan juga mengalami gangguan di hari Selasa 17 Desember 2019. Sembilan kendaraan mengalami gangguan diantaranya tiga kenderaan karena mesin, overheat atau habis oli, tiga gangguan karena pecah ban atau kempes ban dan tiga karena kehabisan bahan bakar.