Raksasa supermarket Tesco mengatakan pada akhir pekan lalu pihaknya telah menghentikan produksi di sebuah pabrik di China setelah salah satu kartu amalnya ditemukan berisi permintaan tolong dari seorang tahanan, menurut surat kabar Sunday Times mengutip Channel News Asia, Senin (23/12/2019).
China bantah
China membantah isi dalam surat Natal tersebut dan menyatakan bahwa cerita itu "dibuat-buat".
"Saya memberi tahu Anda secara bertanggung jawab bahwa, setelah mencari klarifikasi dari departemen terkait, penjara Shanghai Qingpu sama sekali tidak memiliki narapidana asing," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang di Beijing.
Geng juga menyerang Humphrey yang menulis artikel itu dan mengatakan ia telah menciptakan "lelucon" untuk "menggembar-gemborkan dirinya sendiri". Humphrey sendiri pernah ditahan di penjara Qinqpu pada 2015.
Humphrey menulis di Sunday Times bahwa ia dipenjara karena tuduhan palsu yang tidak pernah melalui proses pengadilan, dan mengatakan para penulis di kartu Natal itu tentu saja "tahanan Qingpu yang mengenal saya sebelum saya dibebaskan."