nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Kasus Paling Menarik Perhatian di Jatim Selama 2019, Vanessa Angel Salah Satunya

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 24 Desember 2019 14:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 24 519 2145579 6-kasus-paling-menarik-perhatian-di-jatim-selama-2019-vanessa-angel-salah-satunya-pHHnSCI2U5.jpg Vanessa Angel saat diperiksa Polda Jatim (Foto: Okezone/Syaiful)

SURABAYA - Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil mengungkap banyak kasus selama 2019. Namun ada beberapa kasus yang berhasil diungkap menjadi perhatian publik. Salah satunya kasus prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel.

Disamping prostitusi online, penyitaan belasan mobil mewah atau supercar juga menjadi perhatian publik. Sebab para pemilik supercar tersebut disinyalir belum bayar pajak. Padahal pajak dari satu unit supercar saja mencapai ratusan juta rupiah pertahun.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, menjelaskan kasus-kasus menonjol yang berhasil diungkap Ditreskrimsus meliputi prostitusi online yang melibatkan salah satu publik figur berinisial VA, yang memiliki jaringan cukup besar dengan orderan dalam hingga luar negeri.

Disusul ungkap kasus atas ambruknya SDN Gentong Pasuruan, dan menetapkan kontraktor proyek sebagai tersangka. Dimana dari hasil laboratorium forensik ditemukan materiil dan konstruksi yang jauh dibawah standart.

SDN Gentong

"Serta ungkap kasus pembobolan kartu kredit lintas negara mencakup korban dari Eropa, Amerika dan Asia dengan modus Spaming dan Skiming untuk melakukan kejahatannya. Dimana pelaku berjumlah 18 orang remaja usia 18 sampai 20 tahun lulusan SMK," terang Luki pada wartawan saat Anev tahunan 2019 di gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (23/12/2019).

Selanjutnya ungkap kasus senjata rakit ilegal produksi Lumajang. Dimana tidak punya legalitas ijin perdagangan maupun perakitan senjata, sudah ada 250 senjata yang tersebar di wilayah Indonesia sejak tahun 2015, yang dilakukan tersangka AH.

Disusul pengungkapan kasus tindak pidana penyelewengan pengangkutan dan atau tata niaga BBM tanpa izin. Dalam kasus ini ada 6 tersangka yang setiap minggunya sebanyak tiga kali membeli atau mengangkut BBM bersubdi dari SPBU Blega, setiap kali mengangkut sebanyak 15 Ton.

Kegiatan ilegal ini sudah berlangsung selama satu tahun, sehingga BBM bersubsidi yang telah terangkut sebanyak 2.160 Ton. Menurut keterangan bahwa BBM bersubsidi ini telah dijual kepada industri diantaranya di wilayah Sampang dan Sumenep.

"Lalu ungkap kasus Supercar oleh Ditreskrimsus Polda Jatim, yang melaksanakan operasi dan menyita Supercar dari wilayah Surabaya dan Malang," tandas Luki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini