Share

Aniaya 2 Pemuda dari Perguruan Silat Lain, 4 Pendekar Diamankan Polisi

Bramantyo, Okezone · Jum'at 27 Desember 2019 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 27 512 2146472 aniaya-2-pemuda-dari-perguruan-silat-lain-4-pendekar-diamankan-polisi-rUEYdLEpOk.jpg Empat pendekar silat diamankan karena melakukan penganiayaan. (Foto: Bramantyo/Okezone)

KARANGANYAR ā€“ Empat orang pendekar terpaksa diamankan anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Karanganyar, Jawa Tengah, karena terbukti melakukan pengeroyokan terhadap dua warga yang juga berasal dari perguruan silat. Penganiayaan itu terjadi di sebuah resepsi pernikahan.

Keempat pesilat yang diamankan polisi berinisial AF, AP, SP, dan DM. Sedangkan dua warga yang menjadi korban adalah AL dan PW.

Baca juga: Alami Ganggung Jiwa, Perempuan di Situbondo Tebas Tetangganya dengan PisauĀ 

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan, keempat pelaku maupun korban penganiyaan semuanya warga Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Kejadian itu terjadi bermula saat ada salah satu hajatan warga dengan menggelar hiburan musik dangdut. Adanya musik dangdut tersebut tentu saja menarik perhatian para pemuda, termasuk dua korban AL dan PL.

"AL dan PL ini datang ke lokasi hajatan dengan menggunakan kaus salah satu perguruan pencak silat. Namun, keduanya dalam kondisi pengaruh minuman keras," papar Leganek, Kamis 26 Desember 2019.

Baca juga: Ngaku Tersinggung Diledek 2 ABG, Pengusaha Properti Umbar TembakanĀ 

Mengetahui kedua pemuda itu mabuk, warga langsung menegur. Namun, mereka mengabaikan teguran tersebut hingga terjadi cekcok berujung pengeroyokan. Dikarenakan tidak terima, AL dan PL melaporkan kasus ini ke Polres Karanganyar.

"Akhirnya terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh anggota perguruan silat lainnya yang ada di lokasi hajatan. Tidak terima karena mengalami luka di bagian kepala dan hidung, keduanya pun lapor ke polisi," ujar Leganek.

Guna mencegah terjadinya bentrokan, usai kejadian itu polisi memanggil dua pimpinan tertinggi perguruan silat tersebut. Mereka pun sudah membuat surat kesepakatan damai.

Baca juga: Diduga Gegara Tegur Pengendara, Bapak-Anak di Bangka DitusukĀ 

"Kami berharap kasus seperti ini jangan sampai terulang. Kami juga meminta yang memiliki hajat, tidak menyediakan miras," ujarnya.

Meski sudah ada kesepakatan damai, keempat pelaku tetap dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan.

Baca juga: Injak Alat Kelamin Suami hingga Pingsan, Istri di Probolinggo DipolisikanĀ 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini