nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UU Kewarganegaraan India Timbulkan Ketegangan, Warga Hindu Berjaga di Penikahan Tetangga Muslimnya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 29 Desember 2019 08:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 28 18 2147006 uu-kewarganegaraan-india-timbulkan-ketegangan-warga-hindu-berjaga-di-penikahan-tetangga-muslimnya-MkzkLwFfw8.jpg Foto: Reuters.

LUCKNOW - Anggota sebuah keluarga Muslim di India utara mengatakan bahwa mereka dapat menggelar pernikahan seorang wanita muda pekan lalu setelah para tetangga dari komunitas mayoritas Hindu berjaga-jaga di sebuah daerah yang tegang setelah kekerasan mematikan sehari sebelumnya.

India, terutama di bagian utara tengah memanas karena demonstrasi dan kekerasan terkait penolakan Undang-undang amandemen kewarganegaraan (CAA) yang dianggap diskriminatif terhadap warga Muslim. Pada 20 Desember, dua orang tewas di Kota Kanpur dalam salah satu protes tersebut.

BACA JUGA: 14 Orang Tewas Selama Demonstrasi UU Kewarganegaraan India, Salah Satunya Bocah 8 Tahun

Wajid Fazal mengatakan kepada Reuters bahwa ia telah mengatur pernikahan keponakannya, Zeenat, sehari setelah insiden itu dan cenderung ingin membatalkannya karena kekerasan yang terjadi.

"Saya berada dalam dilema memikirkan persiapan yang telah kami lakukan," kata Fazal dalam sebuah wawancara telepon sebagaimana dilansir Reuters.

Dia mengatakan bahwa tetangga-tetangganya yang beragama Hindu datang dan berjanji untuk tetap di lokasi pernikahan untuk memastikan tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Sekira 40 saudara Hindu ada di rumah saya sampai kami mengucapkan selamat tinggal pada keponakan saya di malam hari," katanya.

"Saya tidak akan pernah melupakan bantuan ini."

Banyak pemrotes yang menentang CAA adalah warga Muslim India, karena mereka mengatakan Undang-undang itu mendiskriminasi komunitas minoritas. Sebagian besar dari 25 korban yang tewas dalam protes sejak sejak undang-undang itu disahkan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi pada 11 Desember adalah warga Muslim.

BACA JUGA: Bahas UU Kewarganegaraan India, Modi: Warga Muslim Tak Perlu Khawatir

Anoop Tiwari, salah satu pria yang membantu mengorganisir kelompok Hindu di pesta pernikahan itu, adalah anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin PM Modi.

"BJP tidak pernah melakukan diskriminasi," katanya kepada Reuters.

"Zeenat seperti putri saya dan itu adalah tanggung jawab kami untuk menyelesaikan pernikahan pada tanggal yang ditentukan, dengan pengantin pria yang telah diputuskan dan lokasi yang telah diputuskan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini