4. Guru SMP di Malang Minta 18 Siswanya Masturbasi, Modusnya untuk Penelitian
Dunia pendidikan kembali tercoreng ulah oknum guru di Malang. CH (38) yang merupakan guru bimbingan konseling itu meminta 18 siswanya untuk bermasturbasi atau onani. Alhasil, polisi langsung mencokok guru mesum tersebut karena diduga melakukan tindakan pelecehan seksual kepada siswanya.
Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, kasus ini terungkap setelah salah seorang korban melaporkan perbuatan guru bimbingan konselingnya tersebut kepada orang tuanya.
5. Heboh Warga Madura Potong Tangan Pelaku Pencoblos 100 Surat Suara, Ini Fakta Sebenarnya
Berita viral kembali mendominasi segmen pembaca Okezone sepanjang 2019. Kali ini, informasi yang viral di Whatsapp hingga Youtoube itu menyebut bahwa adanya peristiwa penganiayaan dengan senjata tajam terhadap pelaku yang mencoblos 100 surat suara Pemilu 2019 di Madura.
Terdapat dua narasi dalam video yang beredar itu. Pertama, warga Madura potong tangan pelaku kecurangan yang mencoblos 100 surat suara pemilu 2019. Kedua, narasi itu menuliskan "Ini bukti QISHOS yang main coblos 100 surat suara dicoblos sendiri, masyarakat madura lalu memotong tangan pelaku".
Polda Jawa Timur langsung merespon cepat informasi hoaks ini. Pihak kepolisian menyatakan bahwa tak ada peristiwa potong tangan yang terjadi di Madura.
6. Beredar Video Habib Rizieq Berjoget Bersama Penari Perut, Ini Faktanya
Video viral hoaks kali ini menyerang karakter Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Dalam video itu, tampak seorang perempuan tengah menari dengan pria yang mirip Habib Rizieq.
Video ini diunggah ke Facebook oleh akun Leo Hammer. Perempuan yang tengah belly dancer atau tari perut tampak melenggak-lenggokkan tubuhnya yang aduhai ke Habib Rizieq. Alhasil, tokoh agama yang tengah berada di Arab Saudi itu juga ikut menari.
Adi Syafitrah, salah seorang member grup FB Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoaks (FAFHH) menyatakan bahwa video viral mirip Habib Rizieq itu merupakan hoaks lantaran telah mengalami beberapa kali proses penyuntingan.