nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Banjir, Pengelola Tol Cipali Lakukan Pelebaran Sungai Cilalanang

Fathnur Rohman, Jurnalis · Rabu 01 Januari 2020 18:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 01 525 2148229 antisipasi-banjir-pengelola-tol-cipali-lakukan-pelebaran-sungai-cilalanang-fbxDwwEZGD.jpg Pengelola Tol Cipali Lakukan Pelebaran Sungai Cilalanang Guna Mengantisipasi Terjadinya Banjir di Tol (foto: Istimewa)

INDRAMAYU - Pasca terjadinya banjir yang menggenangi ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali) KM 136, pihak ASTRA Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) bersama dengan Dirjen SDA PUPR serta BBWS Cimanuk-Cisanggarung Kabupaten Cirebon, melakukan perlebaran saluran sepanjang 500 meter di hulu dan hilir Sungai Cilalanang, pada Rabu (1/1/2020).

Menurut Direktur Operasi PT Lintas Marga Sedaya Agus Prasetyo, selain melakukan perlebaran saluran sepanjang 500 meter di hulu dan hilir sungai Cilalanang, pihaknya juga melakukan pengangkatan sedimentasi yang ada di Sungai Cilalanang.

Baca Juga: Tol Cipali KM 136 Banjir, Kendaraan Nekat Menerobos 

Agus menambahkan, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa. Dia juga menyampaikan, banjir yang menggenangi ruas Jalan Tol Cipali KM 136, disebabkan oleh luapan air Sungai Cilalanang yang debit airnya meningkat karena curah hujan yang besar.

"Kami telah melakukan pengangkatan sedimentasi yang berada pada Sungai Cilalanang. Diharapkan dengan cara ini sungai dapat menampung debit air dari intensitas curah hujan yang tinggi," kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone.

Pengelola Tol Cipali Lakukan Pelebaran Sungai Cilalanang Guna Mengantisipasi Banjir di Tol (foto: Istimewa)	 

Lebih lanjut Agus menuturkan, PT LMS sudah membangun drainase sesuai dengan Detailed Engineering Design (DED), yang telah disetujui oleh Kementerian PUPR berdasarkan kondisi setempat pada saat itu.

Agus mengaku, semua air di sepanjang ruas Tol Cipali selalu dipelihara secara rutin, baik pembersihan maupun perbaikan yang diperlukan.

Ia menerangkan, sistem drainase yang ada di Tol Cipali hanya berfungsi sebagai saluran untuk menampung dan mengalirkan air hujan, serta air yang berasal dari permukaan badan Jalan Tol.

"Jadi tidak berfungsi untuk menampung air akibat adanya perubahan tata guna lahan, dan tata ruang sekitar Jalan Tol atau limpasan air dari luar Jalan Tol," ucap dia.

Baca Juga: Tol Cipali KM 136 Banjir, Menhub: Kalau Tahu Penyebabnya Kita Selesaikan

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini