LEBAK - Kapolres Lebak AKBP Andre Firman mengaku, mendapatkan informasi dari masyarakat dan perangkat desa bahwa ada 8 orang warga yang hilang pasca terjadinya banjir bandang.
"Untuk orang hilang, ada dua orang diperkirakan hanyut, kemudian ada enam orang diperkirakan tertimbun tanah. Berdasarkan informasi dari masyarakat dan desa," kata Andre kepada wartawan, Rabu (1/1/2020).
Laporan masyarakat dan perangkat daerah tersebut saat ini masih didalami tim gabungan baik itu dari Basarnas, Tagana, BPBD, Polri, TNi dan seluruh elemen masyarakat.
"Masih kita dalami (laporan orang hilang)," ujar Kapolres.
Baca juga: Jembatan Penghubung 2 Kecamatan di Lebak Banten Terputus
Berdasarkan hasil pemantauannya, lokasi bencana terparah berada di Kecamatan Lebak Gedong. Sebab, sumber banjir bandang berada di perkampungan yang masuk ke dalam kawasan Gunung Halimun Salak.