JAKARTA - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna mengurangi curah hujan agar tidak kembali mengguyur Jabodetabek yang sempat mengakibatkan banjir.
“Aplikasi TMC selanjutnya mulai dimanfaatkan dengan tujuan mampu mengurangi intensitas curah hujan di wilayah Jakarta,” ujar Kepala BPPT, Hammam Riza di kantornya, Jl. Mh Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020).
Nantinya Operasi TMC akan menggunakan pesawat terbang jenis CASA 212-200 dengan registrasi A-2105 dan CN-295. Di dalamnya berisikan garam untuk menyirami wilayah yang sudah ditentukan agar hujan dapat turun sebelum masuk ke Jabodetabek.

Baca Juga: Atasi Banjir Jabodetabek, 2 Pesawat Siap Lakukan Modifikasi Cuaca
Sementara itu, Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BBTMC-BPPT), Tri Handoko Seto menjelaskan nantinya kedua pesawat tersebut total akan membawa 6-8 ton garam dalam sehari, dalam melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
“Setiap hari dibutuhkan 4 sorti (gelombang), tapi kalau mungkin butuh lebih pesawat dan kru siap melakukan pekerjaan itu. Setiap hari 6-8 ton,” tutur Seto.