nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Distribusi Bantuan bagi Korban Banjir Bandang Lebak Dilakukan via Udara

Rasyid Ridho , Jurnalis · Minggu 05 Januari 2020 09:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 05 340 2149410 distribusi-bantuan-bagi-korban-banjir-bandang-lebak-dilakukan-via-udara-43M1RG0jsP.JPG Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir (Foto: Okezone.com/Rasyid Ridho)

LEBAK - Memasuki hari kelima pasca-bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lebak, Banten, ternyata masih ada daerah yang masih belum dapat ditembus melalui jalur darat.

Penyebabnya, terdapat jembatan yang terputus dan beberapa titik longsor akibat banjir bandang pada Rabu 1 Januari 2020 yang membuat akses jalan lumpuh total.

Guna mempercepat distribusi, Polda Banten mengerahkan satu unit helikopter yang membawa logistik menuju empat Kampung di Desa Muara Gedong, Kecamatan Lebak Gedong yang terisolir.

"Untuk bisa membawa bantuan kesulitan, di mana jembatan-jembatan gantung putus. kemudian ada 13 titik longsor arah sana. TNI-Polri kita dibantu dari Polairu mencoba untuk menerbangkan (mengirim) sembako kesana," kata Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir, Sabtu 4 Januari 2020 kemarin.

Dikatakan Tomsi, helikopter akan disiagakan hingga bantuan logistik di kampung-kampung yang terisolir dirasa cukup memiliki stok logistik baik sembako, selimut dan yang lain sesuai kebutuhan sebanyak 3.000 jiwa.

Distribusi Logistik Korban Banjir Lebak

"Heli standby di sini sampai memungkinkan stok di sana (empat kampung) sudah cukup. Kita sangat memperihatinkan kebutuhan di sana," ujar Tomsi.

Jenderal bintang dua itu menambahkan bahwa dalam sekali terbang helikopter dapat membawa logistik seberat 300 kilogram. Namun, dalam sehari heli dapat terbang dua hingga tiga kali melihat kondisi cuaca.

"Kita upayakan semaksimal mungkin setiap harinya. Jadi, begitu cuaca bagus kirim, cuaca bagus kirim. Mengingat cuaca tidak menentu," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini