SANGIHE - Setelah tiga hari pencarian, akhirnya satu korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di Desa Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Siren Ontak (40) merupakan satu dari tiga korban bencana tersebut. Sebelumnya sudah ditemukan korban banjir atas nama Bartolomeus Mangape (83) pada hari Jumat dan korban tertimbun tanah longsor atas nama Armando Makanangeng (18) kemarin sore.
Humas Basarnas Manado, Ferry Arianto Mengatakan, mengingat masih ada satu korban jiwa yang belum ditemukan, pencarian difokuskan di dekat rumah korban menggunakan alat berat dan manual mengingat di lokasi kejadian masih banyak tumpukan tumpukan bahan material.
"Akhirnya tim SAR gabungan berhasil menemukan pencarian korban tidak jauh dari lokasi rumahnya yang terbawa material banjir bandang dan tanah longsor," kata Ferry, Minggu (5/1/2020).
Di tempat yang sama Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Manado Gede Darmada mengatakan tim SAR gabungan masih tetap disiagakan di lokasi mengingat intnsitas hujan ringan ataupun sedang masih terjadi.