nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Warga AS Tewas dalam Serangan Al Shabaab di Kenya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 06 Januari 2020 13:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 06 18 2149758 tiga-warga-as-tewas-dalam-serangan-al-shabaab-di-kenya-5dShME0aTG.jpg Foto: Reuters.

NAIROBI - Tiga warga Amerika Serikat (AS), seorang anggota militer AS dan dua kontraktor, tewas dalam serangan kelompok militan al Shabaab di sebuah pangkalan militer di Kenya pada Minggu, (5/1/2020) kemarin. Pangkalan tersebut digunakan oleh militer AS dan Kenya.

Komando militer Afrika AS mengonfirmasi kematian tersebut dalam sebuah pernyataan. Dua warga AS lain yang bekerja untuk Departemen Pertahanan juga terluka dalam serangan di Lapangan Terbang Manda Bay di wilayah Lamu, dekat perbatasan Somalia-Kenya.

BACA JUGA: Perempuan Somalia Dirajam Sampai Tewas Karena Miliki 11 Suami

"Orang Amerika yang terluka saat ini dalam kondisi stabil dan sedang dievakuasi," kata Komando Afrika (AFRICOM) dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Senin (6/1/2020).

Serangan itu menghadirkan krisis lain bagi Washington tepat ketika Pentagon bergulat dengan pertikaian yang semakin memanas dengan Iran menyusul serangan AS di Baghdad yang menewaskan komandan militer Iran Qassem Soleimani. Teheran dan Washington telah saling berbalas ancaman setelah serangan yang memicu kekhawatiran akan konflik terbuka itu.

Menurut keterangan saksi mata dan sumber militer, serangan al Shabaab itu dimulai sebelum fajar dan berlangsung selama sekira empat jam. Laporan kepolisian Kenya menyebutkan bahwa para militan menghancurkan dua helikopter dan beberapa kendaraan militer AS selama serangan tersebut. Lima militan al Shabaab disebutkan tewas dalam serangan itu.

AFRICOM mengatakan kurang dari 150 personel AS berada di pangkalan, di mana mereka memberikan pelatihan dan dukungan kontraterorisme kepada pasukan Afrika Timur.

BACA JUGA: Kutuk AS, PM Irak Sebut Pembunuhan Komandan Pasukan Iran Akan Picu Peperangan

"Bersama mitra Afrika dan internasional, kami akan mengejar mereka yang bertanggung jawab atas serangan ini," kata Jenderal Angkatan Darat AS Stephen Townsend, yang memimpin Komando Afrika.

Juru bicara militer Kenya Kolonel Paul Njuguna mengatakan pangkalan itu telah diamankan.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini