"Keputusan Presiden itu sudah lebih dari setahun yang lalu mengatakan kita harus hadir di sana. Kehadirannya dalam bentuk apa? Pertama, patroli yang rutin. Kedua, kegiatan melaut nelayan," ucap Mahfud.
Baca Juga: Pemerintah Indonesia Diimbau Cermat Menganalisa Insiden Laut Natuna
Pemerintah, lanjut Mahfud, akan menjamin keselamatan nelayan Pantura yang melaut di Natuna. "Negara nanti yang akan mengawal kegiatan saudara di situ," jelasnya.
Sekadar informasi, beberapa waktu terakhir kapal nelayan asal China yang dikawal kapal coast guard memasuki perairan Natuna untuk melaut secara ilegal di sana. Negara Tirai Bambu itu diduga tak mengakui ZEE Indonesia di wilayah tersebut.
(Fiddy Anggriawan )