Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Sopir Bus Selamatkan 47 Penumpang dari Serangan Militan

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Kamis, 09 Januari 2020 |14:28 WIB
Kisah Sopir Bus Selamatkan 47 Penumpang dari Serangan Militan
Raymond Juma berhasil melarikan diri hingga mendapat tumpangan dari sopir bus lain. (Foto/Reuters)
A
A
A

"PARA penumpang sudah seperti ibu saya, kakak dan adik saya,” kata Raymond Juma.

Pria 46 tahun itu tidak mau disebut sebagai pahlawan meski telah menyelamatkan 47 penumpang dari serangan militan di Kenya.

"Saya hanya melakukan seperti yang akan orang lain lakukan. Menyelamatkan diri saya dan orang-orang yang saya cintai," katanya menyitir BBC, Kamis (9/1/2020).

Insiden penyerangan bermula saat Juma membawa bus penumpang pada 2 Januari 2020. Kendaraannya kemudian kemudian diserang oleh orang-orang bersenjata berat di jalan antara kota-kota pesisir Mombasa dan Lamu.

Dia mengatakan, para penyerangnya mengenakan jaket militer. Mereka, lanjut Raymond dari belakang menggunakan kendaraan minivan dan menembak ke udara, memerintahkan dia untuk berhenti.

"Itu seperti adegan film horor," katanya. Ia menambahkan, "Ketika saya tidak berhenti, mereka menembak bus. Saya tahu jika saya berhenti, hidup saya dan penumpang saya berkahir.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement