nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasangan Kekasih Terpeleset Masuk Jurang saat Sedang Bertengkar

Kamis 09 Januari 2020 02:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 09 519 2150863 pasangan-kekasih-terpeleset-masuk-jurang-saat-sedang-bertengkar-Nem0MlSNa0.jpg Pasangan Kekasih yang Terpeleset ke Jurang Dirawat di RS Dokter Soebandi Jember, Jatim (foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER – Pasangan kekasih terpeleset hingga masuk ke dalam jurang sedalam 35 meter, pada Rabu 8 Januari 2020. Keduanya terpeleset saat sedang bertengkar di bekas longsor kawasan wisata Rembangan, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Sebuah video amatir warga memperlihatkan saat Lasmini (21) dan Yanto (20), warga Kecamatan Patrang, Jember, ditolong usai masuk jurang. Keduanya ditemukan masuk jurang di kawasan wisata di Desa Kemuninglor, Kecamatan Arjasa, Jember.

Yanto hanya menderita luka ringan di bagian kaki. Sementara kekasihnya mengalami luka cukup serius di bagian kaki dan paha sehingga tidak bisa bergerak. Korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan medis.

Pasangan kekasih yang terpeleset ke jurang di kawasan wisata Rembangan dirawat di RS Dokter Soebandi Jember, Jatim, (foto: iNews/Bambang Sugiarto)

Pasangan kekasih yang terpeleset ke jurang di kawasan wisata Rembangan, Jember, Jatim, (foto: iNews/Bambang Sugiarto) 

Kapolsek Arjasa AKP Eko Basuki membenarkan ada sejoli yang terpeleset ke jurang sedalam 35 meter. Lokasinya berada di bekas longsoran di kawasan wisata Rembangan, Jember.

Eko menambahkan, keterangan dari saksi, pasangan kekasih itu terlihat bertengkar sebelum jatuh ke jurang. Korban perempuan terlihat menangis. Namun, entah mengapa keduanya justru memilih duduk-duduk di bekas longsor menyelesaikan permasalahan mereka hingga akhirnya terpeleset ke jurang.

“Informasi dari warga, kedua orang ini, laki-laki dan perempuan, duduk-duduk di tepi jurang. Mereka bertengkar dan terpeleset ke jurang. Beruntung mereka diselamatkan warga,” kata Eko seperti dikutip iNews.

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan polisi, tidak ada unsur penganiayaan dalam kasus itu. Sebab, polisi tidak menemukan ada luka tanda kekerasan di tubuh korban perempuan. Pasangan itu juga mengaku tidak berencana bunuh diri.

Meskipun begitu, polisi tetap akan meminta keterangan dari korban perempuan. Polisi masih menunggu kondisi fisik korban relatif membaik guna mengetahui penyebab keduanya bisa terperosok ke jurang.

“Saat ini, kami belum bisa meminta keterangan dari kedua korban karena kondisinya tidak memungkinkan. Kami baru mendapat keterangan dari saksi-saksi warga di lokasi kejadian,” tuturnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini