3 Kurir Narkoba 15 Kg Jaringan Napi Lapas Cipinang Ditangkap

Azhari Sultan, Okezone · Jum'at 10 Januari 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 10 340 2151398 3-kurir-narkoba-15-kg-jaringan-napi-lapas-cipinang-ditangkap-WMs5VacKci.jpg (Foto: Okezone.com/Azhari Sultan)

JAMBI - Misteri penemuan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 15 kilogram di sebuah jasa ekspedisi inisial CS akhir tahun lalu berhasil diungkap Ditresnarkoba Polda Jambi. Tiga orang warga Jambi diduga kurir barang haram yang dipesan seorang narapidana di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, ditangkap.

Kapolda Jambi Irjen Muchlis AS menerangkan, tersangka pertama berinisial JO dan WY warga Kebun Handil dan GD warga Theok. Ketiganya adalah kurir yang mengantarkan sabu ke ekspedisi CS.

Berat sabu yang diamankan petugas 15,4 kg, dibungus dalam 15 kantong plastik teh warna hijau. Barang haram dikirim dari Bengkalis, Riau dan Palembang ke Jakarta mengunakan ekspedisi dari Jambi.

Para tersangka membungkus sabu dengan rapi hingga mengelabui petugas, serta mengirimkannya lewat jalur darat. "Tujuannya Jakarta, yaitu dalam rangka menyambut tahun baru 2020 lalu. Namun, atas kejelian dan dukungan dari masyarakat, dapat mengkungkap ketiga tersangka ini," kata Muchlis, Jumat (10/1/2020).

(Foto: Okezone.com/Azhari Sultan)

Hasil pengembangan polisi, barang haram tersebut dipesan oleh AS yang merupakan narapidana di Lapas Cipinang. AS tengah menjalani hukuman seumur hidup.

"Dan sudah dilakukan pemeriksan oleh anggota kita di Jakarta. Dan dari LP Cipinang cukup kooperatif dalam rangka memberikan dukungan dari pada pengungkapan jaringan lebih besar tentang narkoba ini," kata Muchlis.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Eka Wahyudianta mengatakan, para tersangka mengakui telah empat kali melakukan pengiriman narkoba. Dari empat pengiriman, tiga kali lolos dari petugas, yang pertama pada September sebanyak 1 Kg sabu, bulan berikutnya 3 Kg, dan pengiriman yang ketiga 7 Kg.

"Terakhir 18 Desember lalu kita ungkap. Saat itu, kita bekerja sama dengan pihak Dirreskrimsus Polda Jambi. Ketika itu ditemukan paket mencurigakan di lokasi ekspedisi bertuliskan mesin matic. Setelah kita cek, ternyata berisikan sabu seberat 15 Kg," ucap Eka.

"Sabunya berasal dari Malaysia. Mereka ini kita amankan pada 5 Januari lalu," tambahnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka mendekam di sel tahanan Polda Jambi.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini