nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Iran Sebut Penembakan Pesawat Ukraina Kesalahan Tak Termaafkan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 20:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 14 18 2152873 presiden-iran-sebut-penembakan-pesawat-ukraina-kesalahan-tak-termaafkan-BVojYC5Oi9.jpg Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto/Reuters)

TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut penembakan yang meledekkan pesawat maskapai Ukraina hingga menewaskan 176 orang di dalamnya sebagai kesalahan tak termaafkan.

Rouhani mengatakan Iran akan menghukum semua pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Itu adalah kesalahan yang tidak termaafkan, tidak mungkin hanya satu orang yang menyebabkan pesawat jatuh," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi Iran melansir Reuters, Selasa (14/1/2020).

"Pengakuan angkatan darat adalah langkah awal yang bagus. Kita harus memastikan masyarakat bahwa kesalahan ini tidak akan terjadi lagi," lanjut dia.

Foto/Reuters

Pesawat Ukraina International Airlines 752 ditembak sesaat lepas landas dari Bandara bandara Imam Khomeini di Teheran. Pesawat tersebut rencananya menuju Kiev.

Setelah membantah tuduhan melakukan penembakan, Iran mengakui bahwa mereka telah menembak jatuh pesawat dengan menggunakan rudal.

Akibat insiden tersebut, para pengunjuk rasa, yang dikomondai para mahasiswa, turun ke jalan-jalan Teheran, sementara polisi merespons unjuk rasa dengan kekerasan.

Juru bicara kehakiman Iran Gholamhossein Esmaili mengatakan beberapa dari mereka yang dituduh memiliki peran dalam melakukan penembakan telah ditangkap. Dia tidak menyebut nama pelaku atau mengatakan berapa banyak yang telah ditahan.

Sebagian besar korban tewas adalah warga Iran, Kanada, Ukraina, serta Inggris.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini