nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Penangkapan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 23:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 14 512 2152944 ini-alasan-penangkapan-raja-dan-ratu-keraton-agung-sejagat-purworejo-WVOPTR2gp2.jpg Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. (Foto: Ist)

JAKARTA – Polda Jawa Tengah resmi menangkap R Toto Santoso Hadiningrat (42) dan Fanni Aminadia (41) yang mengaku sebagai Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

Penangkapan dilakukan lantaran mereka telah menyebarkan informasi palsu atau bohong. Selain itu, keduanya juga dinilai membuat resah masyarakat.

Baca juga: Polisi Tangkap Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo 

"Pelaku yang diduga melakukan perbuatan melanggar Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dihukum maksimal 10 tahun; dan/atau Pasal 378 KUHP tentang Penipuan," jelas Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana Sutisna saat dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan beberapa alat bukti dan meminta keterangan 10 saksi. Adapun barang bukti yang disita adalah KTP serta dokumen palsu yang dicetak untuk merekrut anggota Keraton Agung.

Baca juga: Keraton Agung Sejagat Tak Diakui Majelis Adat Kerajaan Nusantara 

Sebagaimana diketahui, Keraton Agung Sejagat dipimpin oleh seorang raja bergelar Rangkai Mataram Agung. Sang Raja yang biasa dipanggil Sinuhun dan bernama asli Totok Santosa Hadiningrat. Sementara istrinya Kanjeng Ratu memiliki nama asli Dyah Gitarja.

Menurut mereka, Keraton Agung Sejagat hadir untuk menyambut Sri Maharatu (Maharaja) Jawa kembali ke Tanah Jawa. Dia pun mengklaim memiliki wilayah kekuasaan seluruh negara di dunia.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini