nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ledakan Pabrik Kimia Spanyol, 1 Orang Tewas dan 6 Luka-Luka

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 09:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 15 18 2153028 ledakan-pabrik-kimia-spanyol-1-orang-tewas-dan-6-luka-luka-iJPu0VRP8M.jpg Foto: Reuters.

TARRAGONA - Satu orang tewas, satu orang dinyatakan hilang dan enam lainnya mengalami luka-luka dalam ledakan dan kebakaran di sebuah pabrik kimia di wilayah otonomi Catalunya, timur laut Spanyol.

Asap hitam mengepul di atas pabrik di Tarragona, mengikuti apa yang disebut dinas penyelamat sebagai sebuah "kecelakaan kimia". Namun, pihak berwenang mengatakan tidak ada bukti terbentuknya "awan beracun" akibat insiden itu.

Seorang juru bicara untuk dinas penyelamat Catalunya mengatakan bahwa kebakaran telah berhasil dikendalikan, menambahkan beberapa yang terluka menderita luka bakar. Pejabat Pemerintah Regional Catalan Miquel Buch mengatakan bahwa dua di antara para korban yang terluka dalam keadaan kritis.

Gedung rubuh yang menewaskan satu orang terletak di dekat pabrik yang terbakar. Menurut laporan media, termasuk surat kabar El Pais, gedung itu rubuh karena gelombang kejut yang dihasilkan ledakan dari pabrik kimia.

"Kami mengirim dua unit medis (ke gedung yang runtuh) yang mengonfirmasi kematian satu orang dan merawat orang kedua dengan cedera yang tidak terlalu parah," kata dinas medis darurat Catalunya dalam sebuah tweet sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (15/1/2020).

Kantor Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan, telah menghubungi pihak berwenang Catalan dan Madrid siap untuk "memberikan dukungan yang diperlukan karena peristiwa serius yang telah menyebabkan beberapa cedera dan kerusakan material yang substansial".

Lebih dari 20 truk pemadam kebakaran, 11 kendaraan layanan medis darurat, dan sebuah helikopter menghadiri insiden itu.

Menurut keterangan pemadam kebakaran, perusahaan yang terkena dampak dari insiden itu adalah Industrias Quimicas del Oxido de Etileno. Perusahaan ini dimiliki oleh CL Grupo Industrial SA, sebuah kelompok yang berbasis di Spanyol dengan operasi di sektor barang konsumsi, energi dan industri.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini