nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR AS Serahkan Pasal Pemakzulan Trump ke Senat, Sidang Dimulai Pekan Depan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 10:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 16 18 2153544 dpr-as-serahkan-pasal-pemakzulan-trump-ke-senat-sidang-dimulai-pekan-depan-HMpJYLy5JV.jpg Foto: Reuters.

WASHINGTON – Setelah beberapa pekan saling bertukar retorika, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) akhirnya mengesahkan resolusi untuk menyerahkan pasal pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump ke Senat untuk disidangkan. Resolusi itu disahkan dengan 228 suara berbanding 193, yang sebagian besar terpisah oleh partai.

Pimpinan DPR AS, Nancy Pelosi menandatangani salinan pasal pemakzulan bersama dengan tim ‘manajer DPR’ yang akan mengajukan tuntutan dalam kasus pemakzulan terhadap Trump.

BACA JUGA: Presiden Trump Dimakzulkan DPR AS, Ini yang Akan Terjadi Setelahnya

Trump dimakzulkan oleh DPR AS yang dikuasai oleh faksi Partai Demokrat bulan lalu, dan para manajer DPR, yang terdiri dari tujuh anggota DPR akan berperan sebagai jaksa yang mengajukan tuntutan pemakzulan terhadap Trump dalam persidangan di Senat yang dikuasai Partai Republik. Persidangan itu akan menentukan apakah akan mendakwa Trump dan mencopot jabatannya sebagai presiden atau tidak.

"Hari ini kita akan membuat sejarah. Ketika para manajer berjalan di aula, kita akan melewati ambang batas dalam sejarah - mengantarkan pasal-pasal pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat karena penyalahgunaan kekuasaan dan penghalangan DPR," kata Pelosi sebagaimana dilansir BBC, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA: Dimakzulkan, Trump Ingin Persidangannya Segera Digelar di Senat AS

Artikel-artikel itu kemudian akan diserahkan kepada Senat, di mana pemimpin Senat, Senator Republik Mitch McConnell akan menunjukkannya pada Kamis siang, 16 Januari, diikuti dengan pembacaannya. Dia mengatakan, persidangan pemakzulan akan dimulai pada Selasa 21 Januari 2020.

"Kami akan berjanji untuk mengutamakannya di atas faksionalisme kecil dan memberikan keadilan untuk institusi kami, untuk negara kami, dan untuk bangsa," kata McConnell dalam sebuah pernyataan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini