nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ledakan di Bengkulu, Polisi Amankan 6 Warga Kabupaten Seluma

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 15:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 16 340 2153787 ledakan-di-bengkulu-polisi-amankan-6-warga-kabupaten-seluma-Q0zYvRN9wk.jpg Kapolda Bengkulu Irjen Supratman (foto: Okezone/Demon Fajri)

BENGKULU - Tim Penyidik Polda Bengkulu mengamankan enam orang warga Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Mereka diamankan pascaledakan bom rakitan di Desa Padang Serunaian, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, pada Sabtu 11 Januari 2020, sekira pukul 06.41 WIB.

Saat ini, mereka masih dimintai keterangan, di Mapolda Bengkulu dan Polres Seluma. Mereka yang diamankan tersebut merupakan warga setempat.

Baca Juga: Polisi Periksa Orangtua Kades Terkait Ledakan di Bengkulu 

Ledakan di Rumah Orangtua Kades di Kabupaten Seluma, Bengkulu (foto: Okezone/ Demon Fajri)

''Untuk dimintai keterangan mereka dibawa ke Polda agar lebih leluasa untuk dimintai keterangan. Ada tiga orang di Polda dan tiga orang lagi di Polres Seluma,'' kata Kapolda Bengkulu, Irjen Supratman saat ditemui di gedung daerah, Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, Kamis (16/1/2020).

Dia menambahkan, hingga kini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan keenam warga Seluma tersebut. Apakah mereka menjadi tersangka atau hanya sebatas saksi.

"Hingga kini masih berstatus terperiksa,'' jelas Supratman.

Menurut dia, ledakan di rumah orangtua Kades Padang Serunaian, Satria Utama, sangat mirip dengan bom ikan.

Baca Juga: Polri Pastikan Ledakan di Bengkulu Tak Terkait Aksi Terorisme 

Sementara lima hari pascaledakan di Kabupaten Seluma, korban Halidin (60) yang merupakan orangtua Satria Utama, sudah boleh pulang ke rumah. Korban hanya mengalami luka di bagian kaki kiri dan kanan serta di bagian bawah mata sebelah kanan.

''Korban sudah pulang ke rumah. Tidak ada pengamanan khusus untuk korban. Ada polsek sana yang melakukan patroli,'' tutur Supratman.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini