nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Periksa Orangtua Kades Terkait Ledakan di Bengkulu

Demon Fajri, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 16:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 15 340 2153278 polisi-periksa-orangtua-kades-terkait-ledakan-di-bengkulu-ui7YB33UyP.jpg Ledakan di rumah kades di Bengkulu (foto: Okezone.com/Demon)

BENGKULU - Tim penyidik Polda Bengkulu meminta keterangan Halidin (60), korban ledakan bom rakitan di Desa Padang Serunaian, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Sabtu 11 Januari 2020, sekira pukul 06.41 WIB.

Selain itu, Polisi juga masih meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian guna pendalaman, dan mengungkap kasus ledakan di rumah orangtua Kepala Desa (Kades) Padang Serunaian, Satria Utama (31).

''Sampai sekarang masih proses pendalaman terhadap saksi. Korban (Halidin) sudah dimintai keterangan,'' kata Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno, Rabu (15/1/2020).

 Ledakan Bengkulu

Barang bukti, kata Sudarno, masih diperiksa tim laboratorium forensik. Sehingga, jelas Sudarno, bom rakitan yang memiliki daya ledakan rendah atau low explosive di depan rumah orangtua kades Padang Serunaian, belum diketahui secara persis.

''Barang bukti yang diamankan masih diperiksa, belum tahu jenis bahan yang digunakan. Nanti sudah ada hasilnya baru bisa direkontruksi,'' terang Sudarno.

Sebagaimana diketahui, ledakan di Desa Padang Serunaian, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, terjadi pada Sabtu 11 Januari 2020, sekira pukul 06.41 WIB.

 Ledakan Bengkulu

Ledakan tersebut merupakan ledakan berdaya ledak rendah atau low explosive. Di mana dari lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban hanya mengalami luka di bagian kaki dan luka di bagian bawah mata sebelah kanan. Selain itu, di tempat ledakan tidak ada merusak bangunan yang ada sekitar lokasi.

Diketahui ledakan tersebut menyerupai bom rakitan. Dalam peristiwa itu korban Halidin (60), sempat di rawat di puskesmas di daerah setempat. Beberapa jam kemudian, korban di rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Dalam kejadian itu, aparat kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi. Baik perangkat desa maupun mantan kepala desa setempat. Selain itu, tim Labfor Polda Sumatera Selatan, telah turun ke lokasi kejadian guna menyelidiki jenis bom yang meledak.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini