JAKARTA – Dalam rekonstruksi tahap kedua kasus pembunuhan Hakim Jamaluddin terkuak, fakta otak pelaku yang juga istri korban, Zuraida Hanum, sempat tidur bersama jenazah suaminya.
Zuraida tidur selama 3 jam bersama jenazah suaminya yang telah dibunuh orang suruhannya, Jefri Pratama dan Reza Pahlevi dengan sarung bantal dan bed cover.
Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin mengatakan, awalnya para tersangka ingin membuat skenario Hakim Jamaluddin tewas akibat serangan jantung. Namun, modus itu gagal karena terdapat luka lebam di bagian tubuh jenazah korban.
Kemudian, lanjut Martuani, tersangka Zuraida Hanum meminta kedua eksekutor tersebut membuang jasad korban guna berupaya agar kasus pembunuhan ini tak terungkap.
"Ini pembuangan jasad korban di Kutalimbaru itu tidak direncanakan. Tapi, istri korban bersikeras harus dibuang. Mereka berkejaran dengan waktu menjelang pagi," ujar Sormin saat wawancara yang disiarkan langsung iNewsTV dalam program iNews Siang ketika rekonstruksi sedang berjalan di kediaman korban Perumahan Grand Monaco, Medan Johor, Kota Medan, Kamis (16/1/2020).