
Sormin menjelaskan, kasus pembunuhan ini juga menarik karena Zuraida Hanum sudah mempersiapkan pembunuhan kepada suaminya itu secara matang. Pasalnya, kedua eksekutor sempat ingin membawa jasad Hakim Jamaluddin keluar rumah sekira pukul 01.00 WIB dini hari.
Namun, hal itu dilarang oleh Zuraida karena mengetahui suaminya tak pernah keluar malam. "Tapi istri korban mengatakan kebiasaan suami korban tak pernah keluar malam, ‘nanti akan ditangkap oleh sekuriti’," ucapnya.
Baca Juga : Terungkap dalam Rekonstruksi, Zuraida Hanum Sempat Ubah Skenario Pembunuhan Hakim PN Medan