nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap dalam Rekonstruksi, Zuraida Hanum Sempat Ubah Skenario Pembunuhan Hakim PN Medan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 13:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 16 608 2153674 terungkap-dalam-rekonstruksi-zuraida-hanum-sempat-ubah-skenario-pembunuhan-hakim-pn-medan-fjzgyOvvNL.jpg Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin memberi keterangan pers kasus pembunuhan hakim PN Medan (Okezone.com/Wahyudi)

JAKARTA - Polda Sumatera Utara menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus tahap dua terkait pembunuhan berencana terhadap Hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin, Kamis (16/1/2020). Dalam reka ulang ini terungkap tersangka diduga sempat mengubah skenario pembunuhan.

Rekonstruksi digelar di tiga lokasi, salah satunya di kediaman korban di Perumahan Grand Monaco, Medan Johor, Kota Medan.

Polisi membawa tersangka Zuraida Hanum, istri Jamaluddin yang diduga otak di balik pembunuhan korban. Kemudia dua tersangka eksekutor, Jefri Pratama dan Reza Pahlevi.Ilustrasi

Reka ulang kasus pembunuhan hakim PN Medan Jamaludddin (Okezone.com/Wahyudi)

Di depan penyidik, mereka memperagakan 54 dari 67 adegan reka ulang pembunuhan tersebut.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin mengatakan, tersangka utama Zuraidah Hanum diketahui pada awalnya ingin menskenariokan bahwa Hakim Jamaluddin meninggal karena serangan jantung.

Namun, modus itu akhirnya gagal terlaksana setelah jasad Jamaluddin terdapat luka lebam.

"Skenario ini menjadi batal ketika hasil dari skenario ini, korban meninggal ada jejak lebam merah dan biru di tubuh korban dan ini yang membuat tersangka panik dan mengubah skenario pertama," kata Martuani saat wawancara disiarkan langsung iNewsTV dalam program iNews Siang saat rekonstruksi sedang berjalan.

Ia menjelaskan, korban tewas akibat bekapan di bagian mulut dan hidung oleh kedua tersangka menggunakan sarung bantal dan bad cover.

Menurut Martuani, setelah modus kematian Jamaluddin batal maka Zuraidah Hanum meminta kedua eksekutor itu untuk membuang korban.

"Istri korban mengatakan kalau begini nanti polisi akan langsung tangkap saya. Maka mereka ribut dan istri korban bersikeras bahwa jasadnya dibuang ke luar untuk menghindari tuduhan kepada istri korban," tutur Martuani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini