nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iran Punya Kota Rudal Bawah Tanah

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 14:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 17 18 2154295 iran-punya-kota-rudal-bawah-tanah-5kflkz8ha3.jpg Terowongan kota bawah tanah yang menyimpan rudal-rudal milik Iran. (Foto/Tasnim)

TEHERAN - Kantor berita Tansim merilis foto yang menunjukkan kota bawah tanah yang menampung ratusan rudal dan roket Iran. Rudal-rudal tersebut juga siap ditembakkan, lapor Radio Farda.

Mengutip Jerussalem Post, Jumat (17/1/2020) Komandan Komandan Angkatan Udara Pengawal Revolusi Iran (IRGC), Ali Hajizadeh mengklaim, kota bawah tanah itu tersebar di berbagai bagian negara Iran dan tersembunyi 500 meter di bawah tanah.

IRGC mengklaim selama enam tahun terakhir mereka telah membangun tiga "kota rudal" bawah tanah. Kota itu memiliki terowongan yang dipenuhi roket berbahan bakar padat, serta rudal balistik jarak menengah.

Baca juga: Iran Tolak Gagasan Kesepakatan Trump Terkait Sengketa Nuklir

Baca jgua: Kisah Tentara Amerika Serikat Berlindung di Bunker saat Dihujani Rudal Iran

Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Irak yang dipicu oleh pembunuhan Komandan Pasukan Quds IRGC, Qassem Soleimani, menyebabkan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Banyak pihak mengkhawatirkan perkembangan lebih lanjut yang mungkin memicu perang kawasan itu.

Foto/Tasnim

Penyingkapan gudang rudal bawah tanah Iran terjadi setelah Prancis, Inggris dan Jerman mendorong Iran agar kembali dalam kesepakatan nuklir Iran 2015.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan perjanjian perlu disepakati untuk mencegah Iran membuat bom nuklir.

Intelijen militer Israel melaporkan bahwa Iran akan dapat mengembangkan bom nuklir dalam waktu satu tahun. Sedangkan, mantan wakil direktur jenderal untuk perlindungan di Badan Atom Internasional mengatakan Iran akan memiliki sekitar dua bulan untuk membangun bom nuklir.

Iran sebelumnya melakukan serangan balasan dengan menembakkan rudak ke Pangkalan Militer AS Ain al Asad di Irak. Serangan itu tidak memakan korban jiwa, namun serangan menghancurkan beberapa fasilitas di pangkalan militer tersebut. 

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini