SEMARANG - Raja Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso (42) akhirnya mengaku dusta. Keraton baru yang didirikan di Purworejo, Jawa Tengah itu hanya rekaan dan tak terkait dengan Kerajaan Mataram maupun Majapahit.
"Sekarang dia (Toto) mengakui bahwa itu semua mengada-ada," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna, Senin (20/1/2020).
Baca Juga: Polisi Sita Sejumlah Buku Rekening di Keraton Agung Sejagat

Sebelumnya polisi juga meminta keterangan ahli sejarah dan budaya untuk memeriksa silsilah Toto maupun Ratu Fanni Aminadia (41). Hasilnya, tak ditemukan garis keturunan yang menyambung ke trah Raja-Raja Mataram maupun Majapahit.