nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Tersangka Masih Tak Percaya Anaknya Terlibat Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 19:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 340 2156244 ibu-tersangka-masih-tak-percaya-anaknya-terlibat-pembunuhan-hakim-jamaluddin-M6SJhxxFNW.jpg Rekonstruksi pembunuhan Hakim Jamaluddin (foto: Dok Polda Sumut)

MEDAN - Air mata Rini Siregar, tak berhenti menetes saat menyaksikan reka ulang (rekonstruksi) pembunuhan hakim Jamaluddin yang digelar polisi di rumahnya, di Jalan Anyelir, Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (21/1/2020).

Wajahnya tak berpaling dari dua anaknya, Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, yang dihadirkan polisi dalam rekonstruksi tersebut. Kedua anaknya itu kini menjadi tersangka pembunuhan hakim Jamaluddin.

 Baca juga: Polisi Pastikan Eksekutor Pembunuhan Hakim Jamaluddin Tak Konsumsi Narkoba

Menurut Rini, tersangka Reza Fahlevi yang selama ini dikenalnya, adalah sosok penyayang. Reza bahkan tak pernah menyakiti perasaan sang ibunda.

“Dia sangat sayang sama saya. Enggak pernah dia menyingung perasaan saya. Segaris pun dia enggak pernah melukai perasaan saya. Makanya saya heran kenapa jadi seperti ini. Semua orang komplek ini, kalian tanyalah pribadi dia seperti apa. Nampak kalian sendirilah dia seperti apa,” sebut Rini.

Rekonstruksi pembunuhan

 Baca juga: Ini Barang Bukti Pembunuhan Hakim Jamaluddin yang Dihilangkan Tersangka

Rini mengaku, syok pertama kali mendengar anaknya terlibat kasus pembunuhan. Dia pun heran mengapa anaknya bisa terlibat perbuatan keji tersebut.

“Syoklah saya. Saya enggak percaya anak saya berbuat seperti itu. Sama binatang saja dia sayang. Suruh lah dia membunuh binatang. Enggak akan sanggup dia. Dia itu penyayang dia,” tukasnya.

Rini juga tak mengetahui apakah Reza terpengaruh hasutan sang kakak Jefri Pratama atau tidak. Namun Rini mengaku Jefri memang sering datang menemui Reza di rumahnya.

“Soal abangnya saya enggak tahu. Tapi dia memang sering ke sini. Namanya dia abang beradik, saya enggak curiga. Kalau datang anak saya ke rumah ya kan wajar,” tuturnya.

Rini berharap, kedua anaknya dapat diberikan hukuman ringan. Khususnya Reza Falhevi yang merupakan tulang punggung keluarga mereka.

“Saya berharap dia diberi hukuman seringan-ringannya. Apalagi dia tulang punggung keluarga. Ayahnya sudah 10 tahun meninggal dunia,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini