'Raja' Toto Santoso Akui Keraton Agung Sejagat Fiktif

Taufik Budi, iNews.id · Selasa 21 Januari 2020 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 21 512 2156062 raja-toto-santoso-akui-keraton-agung-sejagat-fiktif-gRDEt2ofQ9.jpg Toto Santoso usai ditangkap petugas Polda Jawa Tengah (foto: Taufik Budi/iNews)

SEMARANG – Raja Toto Santoso (42) mengakui kerajaan yang didirikannya yakni Keraton Agung Sejagat yang didirikannya hanya fiktif belaka. Keraton di Purworejo, Jawa Tengah itu juga tak ada kaitannya dengan kerajaan-kerajaan manapun.

“Tadi sudah saya jelaskan bahwa Keraton Agung sejagat itu fiktif,” kata Toto kepada awak media, di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Selasa (21/1/2020).

 Baca juga:5 Fakta Terbaru Keraton Agung Sejagat, Pengikutnya Harus Bayar Ratusan Juta

Dengan wajah lesu dan pakaian tahanan warna biru, Toto tak banyak bicara. Dia sesekali melihat wajah kuasa hukumnya yang berdiri mendampingi.

“Ya kita memang tidak ada hubungan dengan keraton manapun,” singkat dia.

 Baca juga: Geger Keraton Agung Sejagat, Ini Ciri-Ciri Keraton Asli dan Abal-Abal

Sebelumnya diberitakan, Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41) ditangkap polisi setelah geger pendirian Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. Mereka diduga melakukan pembohongan publik dan membuat keresahan masyarakat.

Toto dan Fanni resmi menjadi tersangka pada Selasa 14 Januari. Keduanya dijerat Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan atau 4 tahun.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini