JAKARTA - Sebagai bentuk perbaikan kualitas udara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya menghijaukan Jakarta. Merevitalisasi jalur pedestrian, taman dan hutan kota sepanjang 2019 menjadi salah satu cara yang dilakukan.
Sebanyak 36.320 pohon dan 1.193.670 semak ditanam yang tersebar di emapt kawasan, yaitu Taman Maju Bersama, Taman Grande, Jalur Pedestrian dan Hutan Kota.
"Berbagai jenis tanaman penyerap polutan seperti tabebuya berbagai warna, trembesi, ketapang kencana, kamboja dan lain sebagainya telah ditanam di 4 jenis kawasan di Jakarta," ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati seperti diberitakan iNews, Sabtu (25/1/2020).

Baca Juga: 7 Inisiatif untuk Udara Bersih Jakarta dari Anies, Larang Angkutan Tua hingga Penghijauan
Berikut detail penanaman pohon dan semak di 4 kawasan tersebut:
1. Taman Maju Bersama (TMB)
Sisi Utara
- 136 pohon jenis tabebuya, palem sadeng dan Bungur
- 63.214 semak jenis bakung, palem kol, pacing dan sambang dara
Sisi Timur
- 168 pohon jenis tabebuya pink, tabebuya kuning, kiara payung, buni, bunga kupu-kupu dan kamboja
- 38.614 semak jenis ruelia, oleander dan gingseng putih
Sisi Barat
- 383 pohon jenis trembesi, tabebuya, bungur, kamboja, baobab
- 24.716 semak jenis melati gambir, bougenvile, pucuk merah
Sisi Selatan
- 500 pohon jenis ketapang kencana,tabebuya, mahoni, kamboja jepang, pisbol, alpukat.
- 104.000 semak jenis bougenvile, ararea, roelia, lantana
Sisi Jalur
- 591 pohon
- 47.687 semak jenis Irish, lavender
Taman
- 580 pohon jenis trembesi, tabebuya dan flamboyan
- 14.100 semak jenis airis, alang merah, alang hijau, zinnia