Atraksi Gagal, sang Pawang Tewas Digigit King Kobra

Ade Putra, Okezone · Senin 27 Januari 2020 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 340 2158943 atraksi-gagal-sang-pawang-tewas-digigit-king-kobra-LXYviBQzXv.jpg ilustrasi

PONTIANAK - Seorang warga Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat meninggal dunia usai menantang maut dengan bermain ular king kobra, Sabtu 25 Januari 2020, malam. Pria bernama Norjani itu, dikabarkan merupakan seorang pawang ular.

Ia meninggal saat perawatan pasca dipatuk atau digigir ular yang dimainkannya. Aksi Norjani bermain dengan ular di depan warga ini terekam dalam video dan beredar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi 2 menit 22 detik tersebut, pria paruh baya ini memang terlihat piawai mengendalikan ular bak Panji Sang Petualang. Namun nahas, ular jenis King Kobra itu menjadi beringas.

Saat meliuk-liukkan ular yang melilit tubuhnya, Norjani terkena gigitan sebanyak dua kali. Serangan pertama di tangan sebelah kanan.

Gigitan pertama ini tak membuat Norjani menghentikan atraksinya, dia melanjutkan aksinya dengan santai. Bahkan, seorang warga yang hendak mengobatinya pun tak dihiraukan.

Sesekali Norjani tampak meniup tangan kanannya yang digigit ular itu. Sambil melanjutkan atraksinya, Norjani sempat memukul kepala ular. Akhirnya, ular itu terus menyerang tubuhnya. Dan, gigitan kedua pun mendarat di bagian keningnya.

Baca Juga : Kongkalikong Utang-Piutang Proyek Antar-BUMN Terungkap di Persidangan


Norjani pun terlihat lemah. Dia kemudian melepas ular tersebut.

Norjani langsung demam. Warga dan keluarga kemudian melarikannya ke Klinik Susteran di Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, dia tak tertolong dan meninggal dunia.

Kapolsek Toho, Iptu Dede Hasanudin membenarkan adanya kejadian ini. Dia menerangkan, kejadian bermula saat korban menggelar atraksi dengan ular King Kobra sepanjang 5 meter di sekitar rumah.

“Saat atraksi itu, korban digigit dua kali. Pertama di bagian tangan sebelah kanan dan kedua di bagian kening,” katanya, Senin (27/1/2020).

Akibat gigitan tersebut, kata Dede, atraksi dihentikan pada pukul 18.30 WIB. Warga melarikan korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan.

"Korban sempat mendapat perawatan medis, namun nyawanya tak tertolong. Korban kemudian meninggal dunia dan dimakamkan hari ini," tutup Dede.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini