Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pro Paktani: Program Kementan Kembangkan Korporasi Petani

Wilda Fajriah , Jurnalis-Selasa, 28 Januari 2020 |16:56 WIB
Pro Paktani: Program Kementan Kembangkan Korporasi Petani
dok: Kementan RI
A
A
A

JAKARTA - Sebagai langkah nyata penyediaan pangan bagi 267 jiwa sebagaimana arahan Presiden Jokowi, Kementerian Pertanian mulai menentukan langkah-langkah kebijakan dengan pendekatan berbasis kawasan. Contohnya program yang dilaunching dengan jargon Pro Paktani, kepanjangan dari Program Pengembangan Kawasan Tanaman Pangan Korporasi.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan, tahun 2020 ini dimulai pengembangan kawasan-kawasan tanaman pangan. “Arahnya nanti, satu klaster itu ada 500 hektar. Klaster-klaster ini bergabung jadi satu kawasan besar seluas 5 ribu sampai 10 ribu hektar. Nah disitu nanti terintegrasi dari hulu sampai hilirnya,”jelas Suwandi.

Suwandi ingin kawasan yang dibentuk tidak sekedar pemberian bantuan as usual saja. Menurutnya agar berjalan benar harus ada pengelolaan secara professional. Gambarannya, setiap klaster akan dikelola manajer yang professional , membawahi unit bisnis yang produktif seperti produsen benih, UPJA, KSP dan industri olahan.

“Jadi model pengeloalaannya nanti bersifat komprehensif mulai dari hulu hingga hilir dengan pola integrated farming dan ke arah zero waste,” jelas Suwandi.

Pro Paktani ini bertujuan untuk efisiensi input, meningkatkan produktivitas dan hasilnya produk berdaya saing. Tujuan jangka pendeknya untuk memasok dalam negeri dan ekspor, jangka panjangnya untuk menurunkan angka kemiskinan. Kegiatan ini akan melibatkan 1-2 ribu petani serta menumbuhkan tiga juta tenaga kerja di satu juta hektar, serta dua ribu pengusaha di dua ribu klaster.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement