Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Dorong Sinkronisasi Sistem Hukum agar Lebih Adaptif dan Responsif

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 28 Januari 2020 |15:22 WIB
Jokowi Dorong Sinkronisasi Sistem Hukum agar Lebih Adaptif dan Responsif
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
A
A
A

JAKARTA - Bangsa Indonesia tengah menghadapi tantangan era disrupsi yang semakin kompleks. Tantangan itu membutuhkan cara kerja baru yang lebih cepat dan efisien. Satu di antaranya, mengenai sistem hukum yang harus lebih responsif terhadap tantangan dan selaras dengan perkembangan zaman.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan dukungan berbagai pihak untuk berada dalam satu visi besar untuk menciptakan sistem hukum yang fleksibel, sederhana, namun tetap responsif demi kemajuan Indonesia.

"Saya mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk bersama-sama pemerintah berada dalam satu visi yang sama. Visi besar dalam menciptakan hukum yang fleksibel, hukum yang sederhana, hukum yang kompetitif dan responsif demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat konstitusi kita," ujarnya saat menyampaikan Laporan Tahunan Mahkamah Konstitusi Tahun 2019 dari keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (28/1/2020).

Baca Juga: Indonesia Dipastikan Masih Aman dari Penyebaran Virus Korona 

Jokowi Foto: Biro Pers Istana

Kepala Negara mengatakan, saat ini pemerintah tengah berupaya mengembangkan sistem hukum yang responsif dengan menyinkronkan berbagai undang-undang melalui omnibus law.

"Omnibus law perpajakan dan omnibus cipta lapangan kerja saat ini sedang kita siapkan dan segera akan kami sampaikan kepada DPR RI," kata Jokowi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement