JAKARTA - Pimpinan DPR melakukan pertemuan dengan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (29/1/2020).
Pimpinan DPR diwakili oleh Ketua DPR Puan Maharani yang didamping Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco dan Rachmat Gobel. Adapun pertemuan itu berlangsung sekiranya 60 menit alias 1 jam.
Baca juga: Surya Paloh: Target 100 Hari Penyelesaian Omnibus Law Cukup Optimis
Seusai pertemuan, Puan menyatakan, pertemuan antara pimpinan DPR dengan pihak pemerintah adalah untuk menyamakan persepsi terkait rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law.
“Untuk menyampaikan menyamakan persepsi, terkait pembahasan omnibus law yang nantinya akan diserahkan pemerintah karena inisiatif pemerintah,” kata Puan seusai pertemuan, Rabu (29/1/2020).
Baca juga: PKS Ingin Omnibus Law Ditangani Secara Baik dan Tidak Serampangan
Kata Puan, RUU Omnibus Law yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah Cipta Lapangan Kerja. Menurut Puan, saat ini Kemenko Perekonomian sedang membahas draf dan secepatnya menyerahkan ke DPR.
“Karena saya mendengar bahwa tadi dilaporkan oleh pak Airlangga kemarin pun sudah dilakukan ratas untuk membahas sial ini. Dan sepertinya draf tersebut sudah masuk kata final, namun tentu saja masih perlu ada sedikit perbaikan untuk memperkuat hal hal yang menjadi substansi yang mendasar,” jelasnya.
Tak memungkiri, Puan meminta sinergi antara pemerintah dengan DPR jika nantinya draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja sudah diterima.
“Jika draf tersebut sudah diterima DPR untuk mensosialisasikan draf Omnibus Law sebaik-baiknya pada stakeholder, dan pihak-pihak terkait yang ada dipembahasan Omnibus Law tersebut,” ungkap Puan.