nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur Jambi Apresiasi Langkah Kemenkes Atasi Virus Korona

Azhari Sultan, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 09:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 29 340 2159886 gubernur-jambi-apresiasi-langkah-kemenkes-atasi-virus-korona-jkkQpv2RoS.jpg Ilustrasi antisipasi virus korona. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

JAMBI – Gubernur Jambi Fachrori Umar mengapresiasi langkah pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menangani kasus virus korona yang saat ini cukup meresahkan publik. Pada Selasa kemarin mereka mendatangkan Staf Ahli Menteri Kesehatan Republik Indonesia Bidang Hukum Kesehatan, Dokter Kuwat Sri Hudoyo.

Dengan kedatangan pihak Kemenkes tersebut dinilai sangat membantu memberikan penjelasan yang terpercaya serta bisa dipertanggungjawabkan terkait isu virus korona.

Baca juga: Pemerintah Jambi Diminta Bentuk Pusat Informasi Hadapi Ancaman Virus Korona 

Fachrori berharap kedatangan Staf Ahli Menkes ke Jambi bisa mengurangi, bahkan menghilangkan keresahan masyarakat tentang virus korona, sehingga bisa dengan tenang melaksanakan aktivitas sehari-hari.

"Terima kasih kedatangan Bapak sangat bermanfaat dan sangat membantu kami dan masyarakat Provinsi Jambi. Selain itu, saya juga berharap virus korona tidak pernah masuk ke Provinsi Jambi dan Indonesia," ujar Fachrori, Rabu (29/1/2020).

Baca juga: Kadinkes Jambi: Cegah Virus Korona? Jangan Bepergian ke China! 

Sebelumnya Dokter Kuwat Sri Hudoyo mengatakan bahwa sampai saat ini tidak ada virus korona di Indonesia.

"Saya juga menyampaikan pesan Menteri Kesehatan kepada teman-teman media, dan masyarakat Provinsi Jambi pada umumnya, yang kami sampaikan ini adalah kebenaran, kami tidak menutupi hal-hal yang sesungguhnya ada. Bapak Menteri telah melaporkan kepada Bapak Presiden, sampai hari ini tidak ada kejadian virus korona di Indonesia, meskipun di Malaysia, Singapura, Australia, dan Thaliand sudah ada yang positif, tetapi di Indonesia tidak ada, sehingga saat ini musuh yang kita hadapi bangsa Indonesia adalah keresahan masyarakat, karena mudahnya informasi yang positif dan negatif dibolak-balik di medsos," ungkap Dokter Kuwat.

Dia menegaskan, kejadian-kejadian di Indonesia yang beberapa waktu belakangan muncul bukanlah virus korona. Ia pun mengajak semua pihak memberikan informasi yang benar untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

"Sekarang kita harus mengembalikan kepercayaan masyarakat yang sebenarnya saat ini masih aman dan terkendali terhadap virus korona. Tetapi kita harus tetap waspada, apalagi sampai saat ini belum ada obat virus korona, belum ada vaksinnya," ucap Dokter Kuwat.

Baca juga: Pemkot Jambi Akan Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Penyebaran Virus Korona 

Dia menjelaskan, pencegahan yang paling baik adalah menjaga kesehatan, meningkatkan kekebalan (imunitas) dengan pola hidup sehat, melakukan gerakan masyarakat hidup sehat, olahraga dan berbagai aktivitas fisik, makan dengan gizi seimbang, banyak makan buah dan sayur, istirahat cukup, serta perilaku hidup sehat lainnya.

"Hal-hal seperti ini perlu kita sampaikan untuk mengatasi keresahan masyarakat. Tanggung jawab moral kita adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, bahwa pemerintah, baik pemerintah pusat, Kementerian Kesehatan dan jajarannya, termasuk RSUD Raden Mattaher, siap siaga 24 jam terhadap kemungkinan-kemungkinan ini, meskipun saya yakin potensi di Jambi sangat kecil karena Jambi tidak termasuk dari 125 pelabuhan dan bandara masuk dari luar negeri," tandas Dokter Kuwat.

Baca juga: Kondisi Pasien Suspect Virus Korona di Jambi Semakin Membaik 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini