nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Mapolda Jabar, Rangga Ngotot Negara-Negara Bakal Daftar Ulang ke Sunda Empire

Rabu 29 Januari 2020 10:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 29 525 2159910 di-mapolda-jabar-rangga-ngotot-negara-negara-bakal-daftar-ulang-ke-sunda-empire-eE9JrOehCV.jpg Petinggi Sunda Empire Raden Rangga Sasana. (Foto: Mujib Prayitno/iNews.id)

BANDUNG – Petinggi Sunda Empire, Raden Rangga Sasana (53), akhirnya dijemput paksa jajaran Polda Jawa Barat dari Tambun, Kota Bekasi, pada Selasa 28 Januari 2020 malam. Sebelum masuk ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, tersangka penyebaran berita bohong ini masih sempat menegaskan keyakinannya negara-negara akan datang ke Bandung untuk mendaftar ulang ke "kerajaannya" pada Agustus 2020.

Pria yang mengaku menjabat sebagai Sekretaris Jenderal De Herent XVII Sunda Empire ini juga tampak tenang dan percaya diri saat tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, pada Selasa malam. Rangga mengenakan pakaian seragam petinggi Sunda Empire dan baret berwarna biru muda.

Baca juga: Datangi Mapolda Jabar, Petinggi Sunda Empire Langsung Dibui 

Dia langsung menyapa para wartawan dan mempersilakan jika ingin bertanya kepadanya. "Selamat pagi, selamat malam. Ngomong saja enggak apa-apa," ujar Rangga, mengutip dari iNews.id, Rabu (29/1/2020).

Rangga mengaku tidak kaget dengan penetapannya sebagai tersangka kasus penyebaran kabar bohong. Sebab, dua petinggi Sunda Empire sebelumnya sudah ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Dua tersangka itu adalah R Ratna Ningrum (66) dan Nasri Banks (66) yang disebutnya sebagai Ibunda Kaisar dan Prime Minister Sunda Empire.

Rangga menjelaskan, dirinya merupakan perwakilan kekaisaran. Dia lantas menyebutkan negara-negara di dunia akan datang ke Bandung untuk mendaftar ulang pada Agustus 2020. Seperti disampaikan dia sebelumnya, pendaftaran ke Sunda Empire itu perlu dilakukan karena sistem dunia akan habis pada 15 Agustus 2020.

Baca juga: Pentolan Sunda Empire Cerita soal Dunia hingga Prabu Siliwangi 

"Saya dalam hal ini mewakili kekaisaran di mana saya sebagai Sekjen, Sekretaris Jenderal De Hereen Seventeen. Perlu dunia juga tahu semuanya bahwa di sinilah tata letak bahwa NKRI ini ingin lebih maju. Kita akan sokong posisi De Hereen Seventeen."

"Lalu kemudian pada waktu nanti 15 Agustus 2020, kesemuanya internasional akan datang ke sini, itu benar adanya. Jadi untuk ini kejelasan bahwa simpang siurnya sejarah, kita bisa maklumi, oleh masyarakat semuanya juga."

Rangga juga mengatakan Sunda Empire merupakan pemilik dunia yang dibagi dalam enam wilayah. "Namun ini sesungguhnya bahwa tata letak bahwa terkait dengan proses adanya keberadaan Sunda Empire, perlu diketahui semuanya bahwa dunia ini milik Sundaland, yang terbagi atas enam wilayah itu, dari dinasti ke dinasti. Yang terakhir pada dinasti yang mewarisi 100 persen adalah Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi, yaitu Dinasti Padjajaran Siliwangi," katanya.

Saat ditanya kembali soal penetapan dirinya sebagai tersangka, Rangga mengatakan ada pengacara yang mendampingi dari Sekolah Tinggi Islam. "Nanti akan ada pengacara dengan timnya yang lengkap. Tetap harus dilakukan. Kita menghargai hukum," katanya sambil berjalan masuk ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar.

Baca juga: Polda Jabar Masih Dalami Motif Pendirian Sunda Empire 

Diketahui, Polda Jabar telah menetapkan tiga petinggi Sunda Empire sebagai tersangka kasus penyebaran hoaks atau berita bohong. Masing-masing yakni Nasri Banks (66) yang mengaku sebagai Perdana Menteri Sunda Empire, istrinya R Ratna Ningrum (66) selaku Permaisuri Sunda Empire, serta Ki Ageng Rangga Sasana (53) yang mengaku Sekretaris Jenderal De Heren XVII.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang Penyebaran Berita Bohong dan Menyiarkan Kabar yang Tidak Pasti. Atas perbuatannya, ketiga tersangka petinggi Sunda Empire itu dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Baca juga: Polda Jabar Runtuhkan Kerajaan Sunda Empire 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini