MAKASSAR - Nasrullah alias Ulla terpaksa diamankan oleh kepolisan Polrestabes Makassar setelah melakukan penipuan berkedok menjanjikan mahasiswa untuk magang di Badan Pusat Statistik (BPS). Pelaku diamankan setelah menggelapkan 19 laptop para korbannya yang merupakan mahasiswa.
Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, mengatakan setelah menerima laporan terkait penipuan dan penggelapan dari salah satu korban, lalu dilakukan penangkapan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) gadungan tersebut.
"Jadi kita terima laporan dari korbannya lalu kita lakukan penangkapan terhadap PNS gadungan ini," kata Indratmoko Selasa, 28 Januari 2020.
Dikatakan Idratmako, berdasarkan pengakuan pelaku, dalam aksinya dengan modus menyewa laptop milik korban seharga Rp200 ribu per hari, untuk memasukkan data sensus yang sedang dilakukan.
"Setelah berhasil meyakinkan korbannya, pelaku yang mengaku sebagai PNS pada Badan Pusat Statistik (BPS) itu, kemudian menggadaikan laptop hasil penipuannya seharga Rp1 juta hingga Rp2,5 juta," jelas Indratmoko.
Tak hanya itu, lanjut Indratmoko, untuk memuluskan aksinya, Ulla mengenakan seragam batik PNS beserta lambangnya yang dibelinya di salah satu toko di Pasar Sentral Makassar.
"Pelaku menjanjikan korban untuk bekerja di tempatnya, hingga menjadi PNS. Dari hasil pemeriksaan saat ini kita mencatat ada 17 orang korban. Tapi baru empat yang teridentifikasi," lanjut Indratmoko.