Menurut dia, kemungkinan yang melakukan penebangan itu merupakan usulan dari kontraktor. Namun, pihaknya tak ingin menduga terlalu jauh terkait persoalan tersebut.
“Mungkin timnya berbeda, sehingga kontraktor melihat itu begitu saja, tutup mata, gitu, sehingga ya sayang aja. kita menyayangkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, bila ada pihak yang sudah merevisi desain revitalisasi Monas yang ia buat, maka ke depannya kawasan hutan Monas yang digunduli harus ditanami kembali.
“Jadi kalau memang ada yang merevisi desain, itu yang menambahkan pohon lagi di area yang sama,” katanya.
Saat itu, lanjut dia, dirinya malahan membuat konsep agar ruang terbuka hijau (RTH) di Monas bertambah. Di mana kini terhitung hanya 50 persen, nantinya bisa menjadi 64 persen.