nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rusia Konfirmasi Dua Kasus Pertama Infeksi Virus Korona di Negaranya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 01 Februari 2020 13:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 01 18 2161728 rusia-konfirmasi-dua-kasus-pertama-infeksi-virus-korona-di-negaranya-YXTkdDWqGE.jpg Foto: Reuters.

MOSKOW – Pejabat Rusia pada Jumat, 31 Januari 2020 melaporkan dua kasus pertama virus korona, dan mengatakan orang yang terinfeksi adalah warga negara China yang telah dikarantina.

Menurut keterangan Wakil Perdana Menteri Tatiana Golikova, dua kasus itu ditemukan di berbagai Rusia. Satu kasus dikonfirmasi di wilayah Tyumen, Siberia barat, sedangkan kasus yang lain di Timur Jauh Rusia.

BACA JUGA: Kasus Infeksi Virus Korona Bertambah Jadi 11.791, Korban Meninggal Mencapai 259 Orang

"Mereka berada di bawah pengawasan ketat, terisolasi dan menerima perawatan yang diperlukan. Keduanya adalah warga Tiongkok," katanya dalam konferensi pers sebagaimana dilansir Moscow Times, Sabtu (1/2/2020). Keduanya dalam keadaan stabil.

Golikova mengatakan semua maskapai Rusia, kecuali maskapai nasional Aeroflot, akan berhenti terbang ke China mulai Jumat tengah malam. Empat maskapai China akan terus terbang ke Moskow, tambahnya.

Rusia telah menutup perbatasan daratnya dengan China untuk pejalan kaki dan kendaraan dalam upaya melindungi penduduknya. Pada Jumat, pejabat Rusia mengatakan bahwa mereka akan mulai memindahkan warganya dari China melalui wilayah Timur Jauh pada 1 Februari 2020.

Golikova mengatakan Rusia tidak memiliki rencana untuk membatasi lalu lintas pengiriman barang dengan China tetapi akan membatasi warga China yang bepergian ke Rusia dari Mongolia, selain pembatasan yang sudah diumumkan.

BACA JUGA: 4 Fakta Tentang Virus Korona, Ditemukan Ilmuwan Mesir

Dia menyatakan keyakinannya bahwa tindakan yang diambil sejauh ini akan mencegah penyebaran virus lebih lanjut di Rusia, menambahkan bahwa setiap orang yang melakukan kontak dengan dua pasien itu telah diperiksa dan dirawat di rumah sakit jika diperlukan.

Pihak berwenang China telah berusaha mengendalikan virus korona yang sejauh ini dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 259 orang dan menginfeksi lebih dari 11.000 orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah virus korona itu sebagai darurat kesehatan global.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini