nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenalan di Medsos, Remaja di Cilacap Dilecehkan Usai Dicekoki Miras

Selasa 04 Februari 2020 16:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 04 512 2163221 kenalan-di-medsos-remaja-di-cilacap-dilecehkan-usai-dicekoki-miras-6sRe8wNlao.JPG Pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dibekuk polisi (Foto: Sindonews)

CILACAP - Polisi menangkap tiga pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dengan modus dicekoki minuman keras (miras). Pelaku menjerat korban setelah sebelumnya berkenalan di media sosial (medsos).

Para pelaku dibekuk di tiga lokasi berbeda, setelah keluarga korban melaporkan aksi bejat pelaku. Ketiga pelaku yakni S warga Desa Dondong, SE warga Kutawaru dan RAP warga Desa Maos, Cilacap.

"Polres Cilacap mengungkap pelaku beberapa kasus pencabulan gadis di bawah umur secara maraton Satreskrim bersama polsek jajaran. Di sini ada tiga perkara, dua di wilayah kota dan satu di Maos," ungkap Kasat Reskrim Polres Cilacap, Onkoseno Grandiaso Sukahar, melansir Sindonews, Selasa (4/2/2020).

Modus yang digunakan pelaku hampir sama yakni merayu korban yang masih di bawah umur melalui media sosial Facebook. Korban yang rata-rata berusia 16 tahun ini kemudian diajak bertemu oleh tersangka dan ditawari minum miras.

"Tersangka merayu korban agar mau untuk minum minuman keras yang sudah disediakan oleh tersangka. Pada saat korban mabuk, tersangka kemudian mencabuli korban. Pelaku mencabuli korban tidak hanya sekali, namun beberapa kali. Ada yang dilakukan di rumah pelaku ada juga yang dilakukan di semak-semak," tuturnya.

Kasus ini terungkap berkat pengakuan korban kepada keluarga yang curiga korban menerima pesan WhatsApp (WA) berupa ajakan keluar dari orang yang tidak di kenal. Pihak keluarga pun melaporkan kasus ini kepada polisi.

Sementara itu, salah satu pelaku mengaku nekat mencabuli korban karena terpengaruh video porno. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka mendekam di tahanan Mapolres Cilacap. Para tersangka di jerat dengan Pasal 82 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman di atas 5 tahun kurungan penjara.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini